Ketahui 5 Motif Batik dari Kalimantan Timur, Ibu Kota Baru Indonesia

Presiden Joko Widodo (Jokowi) sudah memutuskan ibu kota Indonesia akan geser ke Kalimantan Timur, persisnya di Kabupaten Penajam Paser Utara serta Kabupaten Kutai Kartanegara. Ketetapan ini pasti menimbulkan pembicaraan di beberapa faksi. Tetapi kemungkinan ada juga beberapa pihak yang ingin tahu dengan bentuk ibu kota baru.

Kesempatan ini Okezone akan mengulas sekitar kebudayaan di Kalimantan Timur. Diantaranya ialah batik. Ya, batik memanglah bukan cuma di Pulau Jawa saja. Di ibu kota baru ada juga macam batik yang bermotif serta daya tarik tertentu.

Meringkas beberapa sumber, Rabu (28/8/2019), produksi batik Kalimantan Timur mempunyai keunikan dari warnanya yang memakai pewarna alam. Berbahan berbagai macam, ada yang dibuat dari sutra, semi sutra, serat sutra, serat nanas, katun, serta doby atau ulap doyo. Motif-motifnya bermacam.

Motif-motif batik Kalimantan Timur umumnya diubah oleh beberapa pengrajin hingga nampak indah serta lebih kekinian. Namun, masih ada keunikan tertentu seperti pemakaian warna yang berani namun enak dilihat. Beberapa warna yang umumnya dipakai diantaranya hijau, pink, orange, serta merah.

Disamping itu, motif batik Kalimantan Timur juga dikuasai oleh budaya. Sejumlah besar datang dari suku Dayak. Tetapi ada juga yang dikuasai oleh suku Kutai serta Bugis. Lalu, apapun motif batik yang berada di sana? Berikut penjelasan dari beberapa motif.

1. Motif tangkai garing
2. Motif mandau

Masih dari suku Dayak, motif batik mandau ialah senjata ciri khas suku Dayak.

3. Motif burung enggauKali ini motif batik terkait dengan fauna yang berada di Kalimantan serta jadi keunikan yakni burung enggau.

4. Motif batik shaho

Salah satunya batik yang populer dari Kalimantan Timur ialah batik shaho. Batik ini bermotif yang mengambil beberapa ukiran serta lukisan suku Dayak. Bentuk dasarnya meliuk sebab di inspirasi dari liukan akar serta ranting pohon, spiral, lingkaran, dan patung manusia.

5. Motif batik Kabupaten Kutai Timur
Paling akhir ada batik dari Kabupaten Kutai Timur yang bermotif pakis, anggrek hitam, klubut, akaroros, burung enggang, burung mbui serta beringin duduk. Ada pula batik Dayak Basap yang bermotif Akaroros alias akar jatuh.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *